
Pada awal semester genap sekaligus awal tahun baru 2026, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MTs Mambaul Ulum Bata-Bata 1 sukses menyelenggarakan workshop pendidikan dengan tema “Efektivitas Belajar dan Pembelajaran di dalam Kelas”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad, 04 Januari 2026, bertempat di Ruang Multimedia MTs Mambaul Ulum Bata-Bata 1 dan diikuti oleh para guru dengan penuh antusias.
Acara diawali dengan sambutan Kepala Madrasah yang menegaskan bahwa pengurus MGMP senantiasa mengambil tanggung jawab dalam menjalankan seluruh programnya. Workshop ini sekaligus menjadi rapat kerja guru semester genap yang diarahkan untuk merumuskan strategi peningkatan mutu pembelajaran di madrasah. Dalam sambutannya disampaikan harapan agar setelah kegiatan ini terjadi perubahan fundamental dalam kemajuan madrasah, baik dari sisi proses maupun hasil belajar siswa.
Pada kesempatan tersebut juga dipaparkan laporan kehadiran guru selama semester ganjil yang mencapai 86 persen. Capaian ini diharapkan terus meningkat pada semester berikutnya. Selain itu turut disampaikan pula akumulasi nilai rata-rata setiap mata pelajaran sebagai bahan evaluasi bersama.
Workshop menghadirkan pemateri Drs. Ahmad Hidayat. Dalam pengantarnya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan sarana saling belajar, dengan prinsip bahwa siapapun bisa menjadi siswa dan siapapun bisa menjadi guru, serta di mana pun dapat menjadi kelas. Ia juga menekankan pentingnya menumbuhkan budaya pembelajaran yang aktif dan kolaboratif, termasuk membiasakan siswa untuk mampu mengajarkan kembali ilmu yang mereka peroleh.
Dalam pemaparan materi, Drs. Ahmad Hidayat mengurai berbagai persoalan pendidikan baik pada level makro maupun mikro. Ia menyoroti masih rendahnya kualitas sumber daya manusia, produktivitas, dan mutu pendidikan yang dinilai stagnan, sehingga diperlukan langkah luar biasa untuk mengejar ketertinggalan. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah revolusi pembelajaran, yaitu perubahan pola pembelajaran yang mengoptimalkan potensi guru, siswa, dan sumber belajar agar hasil belajar lebih cepat, efektif, dan relevan secara global.
Beliau juga menjelaskan prinsip-prinsip revolusi pembelajaran, di antaranya bahwa siapapun adalah siswa dan guru, materi harus mencakup skala lokal hingga global, serta proses belajar harus berkelanjutan. Guru didorong menggunakan multi-metode pembelajaran, menerapkan pembiasaan, memberikan reward dan punishment secara konsisten, serta memastikan setiap siswa mendapatkan bimbingan akademik sesuai kebutuhannya.
Melalui workshop ini, guru diharapkan memperoleh pengetahuan dan wawasan baru untuk diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Sementara bagi siswa, diharapkan terjadi perubahan pola belajar dari konvensional ke arah yang lebih revolusioner, serta peningkatan prestasi belajar secara berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta terlihat aktif menyampaikan pengalaman dan gagasan, sebagai tanda komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di MTs Mambaul Ulum Bata-Bata 1. Dengan terselenggaranya workshop ini, madrasah menegaskan kesiapannya untuk terus berbenah dan menjawab tantangan pendidikan di era modern.
