
PAMEKASAN — Pelaksanaan Masa Ta’arif Siswa Madrasah (MATAMUDA) hari kedua di MTs Mambaul Ulum Bata-Bata 1 berlangsung semarak dan penuh edukasi. Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pagi dan ice breaking untuk membakar semangat para peserta didik baru. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi presentasi dan studi kasus oleh guru Bimbingan Konseling (BK) yang mengusung tema “Disiplin dan Karakter Pelajar, Madrasah Ramah Anak, Anti-Bullying, serta Anti-Kekerasan”. Sesuai dengan tema utama MATAMUDA tahun ini—“Disiplin, Aman, Sehat, dan Bertanggung Jawab”—kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran serta pemahaman mendalam mengenai pentingnya kedisiplinan dan lingkungan sekolah yang aman bagi para siswa. Tak kalah penting, susunan acara (rundown) hari kedua juga diisi dengan seminar kesehatan yang menjadi salah satu agenda inti. Mengandeng petugas dari PUSKESMAS Kecamatan Palengaan sebagai narasumber, para peserta dibekali edukasi mengenai bahaya rokok, narkoba, dan pergaulan bebas sejak dini.
Isu perkembangan teknologi dan keamanan digital menjadi sorotan utama pada hari kedua pelaksanaan Matsama (MATAMUDA) di MTs Mambaul Ulum Bata-Bata 1. Mengusung tema “Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial”, materi ini dihadirkan untuk membekali para siswa baru agar lebih cerdas dan bertanggung jawab di dunia maya. Melalui pembekalan ini, para peserta diajak untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, mengasah kemampuan dalam menyaring informasi, serta membangun kesadaran akan bahaya penyebaran berita bohong (hoaks). Sesi yang dipandu langsung oleh salah satu guru MTs Mambaul Ulum Bata-Bata 1 tersebut berlangsung interaktif dan atraktif. Tingginya antusiasme siswa terlihat dari aktifnya mereka dalam menyimak serta merespons setiap materi yang disampaikan sepanjang acara.
Dalam sesi bertema “Strategi Belajar Efektif di MTs”, WAKA Kurikulum MTs Mambaul Ulum Bata-Bata 1 membimbing para siswa memahami berbagai teknik menyerap materi dengan cepat dan mendalam. Materi yang disampaikan mencakup teknik mencatat terstruktur, pengaturan jadwal harian, hingga tips menjaga konsentrasi.WAKA Kurikulum menekankan bahwa pembekalan ini merupakan landasan penting agar siswa tidak hanya berfokus pada hasil akademik, tetapi juga dapat menikmati proses belajar secara menyenangkan dan humanis. Melalui langkah ini, para siswa diharapkan lebih siap menghadapi tantangan pembelajaran dan mampu membangun kebiasaan belajar positif sejak awal tahun ajaran.
Rangkaian agenda kegiatan pada hari kedua resmi ditutup dengan penayangan video edukatif bertema “Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan”. Sesi penutup ini dirancang untuk menguatkan nilai-nilai toleransi, persatuan, serta komitmen kebangsaan di kalangan seluruh peserta.Melalui tayangan video tersebut, peserta MATAMUDA diajak untuk memahami pentingnya sikap moderat dalam beragama guna menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Penayangan ini menekankan bahwa moderasi beragama dan penguatan wawasan kebangsaan merupakan dua pilar utama dalam memperkokoh integrasi nasional serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Sesi penutupan berlangsung secara khidmat dan interaktif. Usai pemutaran video, para peserta diharapkan dapat membawa pulang pesan-pesan kunci yang disampaikan, serta mengimplementasikannya baik di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Alhamdulillah, Insyaallah Putri saya ada diantara pesrtanya